![]() |
Taman Ekspresi |
Tak salah jika taman ini dinamai Taman Ekspresi. Begitu menjejakkan kaki di taman ini, kita akan langsung disambut dengan sajian seni tiga dimensi karya arek-arek Suroboyo. Pada sisi sebelah kiri dari pintu masuk terdapat gundukan tanah tinggi yang ditumbuhi rumput. Di tanah yang tidak boleh diinjak tersebut kita bisa melihat berbagai karya seni tiga dimensi yang dipasang sedemikian rupa sehingga sangat unik untuk dinikmati. Taman ini diresmikan pada 7 Mei 2011 oleh Walikota Surabaya periode 2010-2015, Tri Rismaharini. Taman yang terletak di Jalan Genteng Kali ini tepat berada di tepian sungai Kalimas, yang memberikan sensasi kenyamanan tersendiri bagi siapapun yang berkunjung.
![]() |
Salah satu sudut taman |
![]() |
Sungai Kalimas dilihat dari taman |
Masuk lebih jauh ke dalam taman, kita akan menemukan karya seni lain yang merupakan vespa-vespa bekas yang dimodifikasi. Bentuk dan warnanya pun unik.
Selain itu, banyak karya lain yang terbuat dari barang-barang bekas, antara lain ban bekas, peralatan masak bekas, besi bekas, onderdil sepeda motor bekas, tong bekas, dll. Mungkin tema keseluruhan dari karya seni ini adalah pendaurulangan barang-barang bekas menjadi karya seni yang unik. Sayangnya, tidak disebutkan siapa yang berkontribusi membuat karya-karya tersebut.
Tidak sampai di situ saja, taman ini masih memiliki beberapa hal yang membuatnya layak disebut sebagai Taman Ekspresi. Di beberapa tempat tersebar tempat duduk dengan model berbentuk huruf-huruf a, i, u, e, o yang lucu. Bahkan tempat duduk yang berbentuk huruf a, e, dan o merangkap pula sebagai tempat menanam bunga yang unik.
Tong-tong kecil disulap menjadi tempat puntung rokok mungil yang imut.
Salah satu hal unik lainnya adalah kita bisa menemukan pohon-pohon yang menjadi simbol persahabatan. Pohon-pohon tersebut ditanam oleh walikota-walikota dari negara-negara ASEAN, antara lain Walikota Kinabalu, Temburong, Bandar Sri Begawan, South East District (Singapura), dan masih banyak lagi.
![]() |
Tampak beberapa tanaman yang ditanam oleh walikota-walikota dari negara ASEAN, yang masing-masing diberi penanda |
![]() |
Tanaman Kayu Lanang yang ditanam oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Walikota Kinabalu (Malaysia) Datuk Abid N. Madingkir |
![]() |
Tanaman Jambu Darsono yang ditanam oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Walikota South East District (Singapura) Mohd. Maliki |
Taman ini tertutup oleh bangunan-bangunan sehingga kebisingan yang ada di jalan raya Genteng Kali bisa teredam. Hal ini membuat taman ini semakin nyaman dikunjungi untuk berakhir pekan atau menikmati sore bersama keluarga.
Di taman ini juga ada fasilitas toilet dan wi-fi gratis. Bagi pengendara motor, tak seperti dulu yang harus parkir di pinggir jalan raya, mereka kini bisa parkir di dalam wilayah taman, tepatnya di halaman taman setelah pintu masuk. Bagi pengendara sepeda pun disediakan tempat parkir khusus.
![]() |
Rambu "Dilarang Memetik Tanaman" |
![]() |
Kantor yang ada di bagian depan taman, tempat mengurus berbagai perijinan |
WAKTU OPERASIONAL
Senin–Minggu: 08.00–19.00* (Taman)
Senin–Minggu: 08.00–17.00 (Perpustakaan)
(*Apabila ada kepentingan atau acara yang akan diadakan di taman ini, bisa ijin ke kantor yang terletak di bagian depan taman.)
SPOT/ATRAKSI MENARIK
1. Perpustakaan
Tak jauh dari pintu masuk, terdapat sebuah perpustakaan kecil di bagian kiri jalan. Meskipun koleksinya tak selengkap yang ada di perpustakaan kota, perpustakaan ini bisa menjadi alternatif tempat baca yang menyenangkan. Dilingkupi oleh taman yang asri, pembaca pasti akan merasa lebih nyaman membaca di perpustakaan ini.
2. Diorama
Berjalan lebih ke dalam lagi, kita akan disambut rindangnya pohon-pohon trembesi. Dahan-dahan trembesi yang rindang membuat bagian tersebut lebih teduh.
Di bagian bawah dari beberapa pohon trembesi tersebut terdapat gundukan-gundukan tanah yang tertutup rumput. Totalnya ada lima gundukan. Di masing-masing gundukan, terdapat semacam diorama mini yang kalau diperhatikan merupakan rangkaian cerita sejarah yang kronologis.
Dimulai dari diorama pertama yang menggambarkan pasukan yang dipimpin oleh dua lelaki berkuda. Salah satu lelaki membawa sebuah panji bergambar naga di satu sisi dan burung di sisi lainnya yang entah menyimbolkan apa. Diorama ini menceritakan tentang zaman kerajaan di Indonesia. Kemungkinan besar ini menceritakan tentang Ujung Galuh yang merupakan nama Surabaya pada masa kekuasaan Kerajaan Majapahit.
Diorama kedua menggambarkan seorang lelaki berjubah dan bersorban putih yang sedang berdakwah di depan rakyat jelata. Tak jauh dari situ terdapat perempuan-perempuan yang tengah mengaji. Bagian ini menceritakan masuknya Islam di Pulau Jawa, khususnya di Surabaya. Dan lelaki bersorban tersebut kemungkinan besar adalah Sunan Ampel.
Beranjak ke diorama ketiga, kita akan melihat beberapa orang berbaju Eropa. Mereka tampak tengah mengawasi pribumi yang sedang melakukan tugas mencangkul dan merawat taman. Bagian ini menggambarkan zaman penjajahan Belanda.
Pada diorama keempat, kita bisa melihat lelaki-lelaki sipit mengenakan baju militer dengan topi khas yang memiliki simbol kotak putih dengan satu titik merah di tengah. Tampak seorang lelaki sipit tengah mengacungkan senjata ke arah seorang pribumi. Diorama ini menceritakan tentang zaman penjajahan Jepang.
Agak di pojok, diorama terakhir menggambarkan dua lelaki, satu berpeci dan satu tidak, memakai jas dan celana putih dan di belakangnya terdapat beberapa orang berpakaian rapi. Dua orang ini adalah Soekarno dan Hatta, dan diorama terakhir ini menceritakan tentang pembacaan naskah proklamasi oleh kedua proklamator tersebut, sebagai tanda bahwa Indonesia sudah merdeka.
TIKET MASUK
-
CARA MENUJU TAMAN EKSPRESI
1. Terminal Bungurasih
- Naik Damri jurusan Tanjung Perak, turun di dekat Siola. Lanjut naik becak, turun di depan taman, atau naik lyn C (Blauran) turun di pertigaan Jl. Genteng Kali lalu berjalan sekitar 50 meter ke arah taman.
2. Terminal Joyoboyo
- Naik lyn M, turun di Jl. Genteng Kali.
3. Terminal Bratang
- Naik lyn N, turun di Jl. Genteng Kali.
Peta Lokasi Taman Ekspresi
ALAMAT TAMAN EKSPRESI
Jl. Genteng Kali Surabaya
Sumber:
- Liputan oleh Tim Inilah Surabaya!
ReplyDeleteCERIA
BANDAR TOGEL ONLINE
TOGEL ONLINE
JUDI ONLINE
BANDAR ONLINE
BANDAR TOGEL
AGEN TOGEL ONLINE
MAIN TOGEL ONLINE
BANDAR TOGEL AMAN
MENANG TOGEL
BERITA TERBARU
KODE ALAM
TOGEL
CERITA DEWASA
DEWASA